Progress Pembuatan Bak Fiberglass untuk Proses Pengolahan Cat




Halo guys, kembali lagi di blog kita. Kali ini kita ingin update mengenai progress pembuatan bak fiberglass dari salah satu konsumen kami di Bekasi. Jadi ceritanya kali ini bak fibernya akan digunakan sebagai media untuk memproses cairan kimia untuk produksi bahan kimia cat. Kurang lebihnya seperti itu guys. jadi bukan untuk pemeliharaan ikan ya..

Sebelumnya bagi teman-teman yang belum mengetahui jenis-jenis fiberglass yang dipakai berdasarkan fungsinya jadi kita mau kasih tau dulu nih. Kurang lebih pembagian kelas fiberglass itu ada 4 guys. sebagai berikut:




Orthoptalic -> Nah, kalau bak fiber yang dibuat dengan jenis kimia ini, biasanya untuk air biasa saja guys. air tawar bahkan. Tidak bisa dengan air laut. Karena untuk air laut itu mengandung zat garam yang memiliki unsur kimia yang berbeda lagi guys.

Isoptalic -> nah, kalau jenis fiber yang satu ini salah satunya adalah untuk pembuatan bak fiber untuk wadah air asin seperti air laut yang mengandung garam.

Bisphenol -> kalau kategori ini, perumpamaannya seperti besi ukuran banci guys. jadi untuk kategori bisphenol ini sebenarnya sudah merupakan bak fiber dengan tujuan penampungan cairan kimia, tapi kimianya yang tidak begitu keras guys. makanya diistilahkan ibarat besi dengan ukuran banci. Lalu kalau untuk kimia yang keras dan berat apa dong? Nah, kita bahas pada yang ke empat guys…

Vinylester  -> nah, untuk bak fiber dengan menggunakan bahan fiberglass jenis vinylester ini biasanya digunakan untuk menampung cairan kimia yang keras dan berat. Ada juga yang panas mendidih bahkan sampai dengan ratusan derajat celcius guys. tapi baknya tetap aman lho guys, keren kan?

Nah, dari pembagian itu kira-kira nih, kalau teman-teman mau pesan bak dengan bahan material apa, bisa dipilih dahulu ya guys. jangan sampai salah lho. karena kalau salah nanti bisa fatal akibatnya. Bayangkan saja ya jika ternyata bak yang sudah dibuat itu tidak kuat untuk menampung cairan yang ada di dalamnya, bisa jadi bak tersebut bisa jebol dan rusak. Bayangkan saja ya, berapa nilai rupiah yang kita habiskan begitu saja jika memang proyek yang kita buat ternyata sudah salah dari saat perencanaan pembuatan. Rugi Bandar guys.. maka dari itu kita harus mematangkan perencanaanya terlebih dahulu.

Kembali pada pembahasan mengenai pembuatan bak fiber untuk pengolahan bahan cat

Sebelum Bapak ini melakukan pemesanan bak fiber, terlebih dahulu kita membicarakan mengenai kebutuhan apa yang memang diperlukan oleh sang customer kita ini guys. kemudian setelah diberi tahu langkah selanjutnya adalah memberikan rekomendasi bahan material yang cocok untuk kebutuhan customer kita tersebut. Dari segala pertimbangan bersama akhirnya kita sama-sama menyepakati bahwa pembuatan bak fiber ini menggunakan bahan yang biasa saja orthoptalic.

bak fiberglass kotak
bak fiber

Beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam memilih bahan tersebut salah satunya adalah biaya produksi dan investasi pada awalnya. Jadi memang customer kita ini sedang baru membangun salah satu pabrik pengolahan bahan material untuk cat. Pertimbangannya sangat banyak dikarenakan membuka sebuah pabrik pastinya membutuhkan modal yang tidak sedikit. Dengan pertimbangan bahwa cairan yang nantinya ditaruh ke dalam wadah bak tersebut masih dapat ditoleransi karena tidak mengandung cairan kimia yang berat apalagi panas guys.

Berikut ini merupakan dokumentasi foto pada saat proses produksinya:

Pada foto terlihat ya bahwa baknya dibuat dengan warna abu-abu. Kebetulan untuk hal ini kita tidak menanyakan secara mendetail apa tujuan dari pewarnaan abu-abu. Menurut analisis kami dari perbincangan kita dengan customer sepertinya hanya bersifat preferensi saja (kelebih sukaan si customer). Tapi di balik itu mungkin saja ada alasan lain seperti mungkin nanti warna bahan yang akan dimasukkan ke dalam bak tersebut lebih terang sehingga untuk membedakannya dibuatlah warna yang agak gelap dengan pertimbangan warna abu-abu. Ada banyak alasan yang melandasi penggunaan warna pada bak fiberglass ini guys!

Biasanya kan kalau kita bicara di dunia perikanan itu memang karakteristiknya berbeda-beda setiap ikan ya guys. ada ikan yang lebih cenderung lebih baik jika dibudidaya di kolam dengan warna yang gelap seperti warna hitam. Tapi ada juga ikan yang cenderung lebih tidak sress jika berada pada kolam yang lebih bening dan terang. Nah, pemilihan warna tersebut disesuiakan dengan kebutuhan yang ada di lapangan itu sendiri. Bukan menurut preferensi kita.

Selain pewarnaan dan ukuran hal yang menjadi titik krusial lagi adalah penguatan tulangan. Kebetulan bak kali ini dibuat dengan ukuran yang cukup besar. Kurang lebih sampai hampir 6.000 liter. Sudah kayak tangki BBM yang biasa di bawah di atas truk. Ya memang rata-rata minimal ukuran wadah untuk cairan industry kelas banyak memang mahal. Dengan tekanan air yang begitu keras tersebut, hal ini disiasati dengan membuat tulang dari besi yang dipasang sekeliling bak fiber tersebut. Berikut ini adalah pemanpakannya:

Sebelum melakukan pengiriman barang terlebih dahulu dilakukan oleh tim kami untuk pengetesan air agar tidak sampai bocor. Pada saat pengetesan air pertama ternyata masih bocor dan akhirnya kita harus membuat formula untuk PR yang kedua. Kita melakukan revisi kembali bak fiber tersebut sampai benar-benar sudah tidak ada kebocoran. Akhirnya selesai juga… berikut ini adalah video dokumentasinya:

Jadi buat teman-teman yang membutuhkan bak fiber sebaiknya berkonsultasi dulu ya. Konsultasi free kok. Supaya jangan sampai nanti salah pada saat sudah jadi di buat. Khususnya untuk bak fiber yang digunakan selain untuk menampung air tawar. Baiknya berkonsultasi terlebih dahulu… informasi tentang pemesanan bak fiber dan konsultasi kebutuhan Anda, silakan menghubungi kami. J




PT Dayana Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *